082338840706
7431AA4B
pcs

Cara Ujian CBT (UBK)

20th April 2017

Sekarang ini sistem ujian di Indonesia juga sedang mengalami masa transisi dari sistem ujian tradisional ke sistem tes terkomputerisasi atau CBT (computer based test). Dimulai dari UN yang mulai tahun 2015 lalu sudah mulai diterapkan UN CBT, trus tahun ini sekolah peserta UN CBT ditambah lagi. Ga ketinggalan, di SBMPTN tahun ini juga mulai perlahan diterapkan SBMPTN CBT.

“Seperti apa sih sistem ujian CBT itu? Apakah CBT selalu online? Trus kalo internetnya kuotanya habis gimana? Kalo mati lampu? Kalo internet down?”

Apa itu CBT?

Sistem penyelenggaraan ujian secara umum dibagi menjadi 2:

  • Tes Konvensional: tes dengan menggunakan kertas dan pensil, dengan jumlah butir soal tertentu (fixed length), penilaian secara manual oleh tenaga manusia. Seluruh pelajar Indonesia pastinya udah familiar banget dengan cara ini.
  • Tes Modern: tes dengan menggunakan komputer (computer based test)
    • CAT: tes dengan menggunakan komputer, di mana program mampu memilihkan soal-soal yang tingkat kesulitannya sesuai dengan kemampuan peserta ujian. Sistem tes CAT biasanya dipake untuk simulasi tes CPNS.
    • Linear CBT: tes dengan menggunakan komputer, dengan jumlah butir soal tertentu (fixed length), penilaian dilakukan secara otomatis oleh komputer.

CBT Ujian Nasional

Karena penerapan CBT udah pernah dilakukan di Ujian Nasional 2015 lalu, gue mulai penjelasan dari CBT Ujian Nasional dulu ya. Informasinya lebih melimpah dibandingkan CBT SBMPTN. Gue rasa informasi penerapan CBT pada Ujian Nasional bisa kita pake buat meraba-raba pelaksanaan CBT di SBMPTN.

CBT UN atau resminya disebut sebagai Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) adalah sistem pelaksanaan ujian nasional dengan menggunakan komputer sebagai media ujiannya. Sistem ini hadir dengan beberapa latar belakang, di antaranya untuk meminimalisasi kecurangan atau kebocoran soal yang kerap terjadi saat UN dan mengurangi biaya pelaksanaan UN dengan meniadakan distribusi soal dan lembar jawaban kertas.

Dalam pelaksanaannya, UNBK berbeda dengan sistem ujian nasional berbasis kertas atau Paper Based Test (PBT) yang selama ini sudah berjalan. Penyelenggaraan UN CBT pertama kali dilaksanakan pada tahun 2014 secara online dan terbatas di SMP Indonesia Singapura dan SMP Indonesia Kuala Lumpur (SIKL). Hasil penyelenggaraan UNBK pada kedua sekolah tersebut cukup menggembirakan dan semakin mendorong untuk meningkatkan literasi siswa terhadap TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi).

Selanjutnya secara bertahap pada tahun 2015 dilaksanakan rintisan UN CBT dengan mengikutsertakan sebanyak 555 sekolah yang terdiri dari 42 SMP/MTs, 135 SMA/MA, dan 378 SMK di 29 Provinsi dan Luar Negeri. Tahun 2016 ini rencananya akan dilaksanakan di 4441 sekolah yang terdiri dari 1022 SMP/MTs, 1314 SMA/MA, dan 2105 SMK. Kalo dibandingin dengan 2015, maka sekolah peserta UN CBT tahun ini meningkat 800%! Ke depan sih rencananya akan ditambah terus sekolah penyelenggara UN CBT.

Untuk mengetahui apakah sekolah lo akan menjadi salah satu peserta UN CBT, sekolah biasanya akan memberi kepastian sekitar bulan Maret. Menjelang pelaksanaan UN, sekolah juga biasanya akan menggelar beberapa kali try out UN CBT untuk membiasakan siswa dengan sistem ini.

Mekanisme Pelaksanaan UN CBT

Oiya, ga sedikit yang mengira kalo pelaksanaan CBT ini dilakukan secara online dan real time. Hal ini menimbulkan kekhawatiran dari segi teknis, seperti bagaimana kalo tiba-tiba mati lampu atau internet mengalami gangguan.

Pada kenyataannya, penyelenggaraan UN CBT saat ini menggunakan sistem semi-online. Maksudnya gimana tuh? Jadi, awalnya soal akan dikirim dari server pusat secara online melalui jaringan (sinkronisasi) ke server lokal di sekolah-sekolah. Kemudian ujian siswa dilayani oleh server lokal (sekolah) secara offline. Selanjutnya hasil ujian dikirim kembali dari server lokal (sekolah). Setelah semua jawaban siswa terkumpul di server lokal, barulah nanti dikirimkan ke server pusat secara online (upload). Jadi jangan takut internet mati, karena koneksi ke server sekolah tersambung offline. Selain itu, pemilihan sekolah yang akan ikut UN CBT mempertimbangkan kesiapan infrastruktur sekolahnya. Biasanya pihak sekolah sudah menyiapkan UPS untuk mengantisipasi mati lampu.

Beberapa hal yang mesti diperhatikan tentang tampilan UN CBT:

1. Timer

Pada bagian atas halaman tes, peserta dapat melihat waktu sisa dari ujian yang sedang kamu kerjakan.

2. Navigasi soal 

Pada sidebar kanan, ada tombol nomor yang merepresentasikan nomor soal. Peserta tes bisa pindah ke soal-soal yang lain. Jadi untuk mengerjakan soal ga harus sesuai urutan. Tinggal klik aja tombol nomornya. Saat kalian sedang membuka satu soal, tombol nomor soal yang sedang kalian buka itu akan berwarna biru muda. Ini akan memudahkan kalian untuk mengetahui kalian sedang mengerjakan soal nomor berapa.

3. Menjawab soal 

Untuk menjawab soal, peserta tes dapat menggunakan mouse dengan mengklik tombol A-B-C-D-E yang terlihat pada gambar. Peserta juga dapat menjawab dengan menekan tombol keyboard A-B-C-D-E. Ketika peserta telah memilih satu jawaban, tombol nomor soal akan berubah warnanya menjadi abu-abu dan akan muncul indikator kecil jawaban di tombol nomor soal. Kalian bisa lihat pada gambar kedua, misalnya. Pada sisi kanan atas tombol nomor 1, ada tulisan C. Itu berarti si peserta telah menjawab soal nomor 1 dengan pilihan C. Walaupun demikian, kalian tetap bisa leluasa mengganti jawaban. Indikator akan berubah sesuai pilihan.

4. Perangkat 

Perangkat hardware yang digunakan dalam CBT UN sama dengan komputer biasa. Jadi hati-hati aja ya jangan sampe salah kepencet tombol keyboard-nya.

Setelah selesai, kita tinggal klik “Selesai” lalu Log Out. Kalau waktu masih tersisa dan kamu sudah selesai mengerjakan semua soal, kamu tetap bisa klik “Selesai” dan meninggalkan ruangan ujian.

Seperti yang udah gue sebutkan sebelumnya, sekolah akan mengadakan try out UN CBT untuk membiasakan siswanya dengan tampilan layar ujian.

Beberapa Hal yang Perlu Diperhatikan dalam UN CBT

  • Ujian dilaksanakan dalam 3 shift / sesi. Mungkin menjelang UN nanti, sekolah akan membagi lo dalam beberapa kelompok dan mengumumkan sesi yang akan lo jalani.
  • Soal yang muncul dalam UN CBT akan berbeda antar peserta tes, jadi sangat kecil kemungkinan terjadinya kecurangan seperti contekan atau bocoran. Biasanya seorang peserta tidak akan tahu dapat paket soal apa dan temannya dapat paket apa. Kadang-kadang ada soal yang sama, tapi pilihannya berbeda, urutan pilihan jawabannya berbeda, dan di nomor yang berbeda pula.
  • Paket soal UN CBT berbeda dengan paket soal UN PBT.
  • Jumlah soal dan waktu pengerjaan UN CBT sama dengan PBT.
  • Tingkat kesulitan soal CBT dan PBT sama.
  • Apabila dalam pelaksanaan UN CBT terjadi kendala teknis, maka akan dilakukan penjadwalan ulang sehingga peserta tidak akan hilang kesempatan untuk mengikuti ujian.
  • Hasil UN CBT tidak langsung muncul setelah peserta UN CBT selesai mengerjakan soal. Hasil UN CBT akan muncul bersamaan dengan pengumuman hasil UN PBT.

SBMPTN CBT

Ujian tertulis SBMPTN dilaksanakan dalam 2 sistem ujian, yaitu CBT (computer based test) dan PBT (paper based test). SBMPTN CBT dilaksanakan bersamaan dengan SBMPTN PBT yaitu tanggal 31 Mei 2016.

Lo bisa milih apakah akan melaksanakan ujian tertulis SBMPTN secara CBT atau PBT. Jadi sekali lagi gue tegaskan ya, lo sendiri yang milih apakah lo mau ikut sistem PBT atau CBT. SBMPTN CBT 2016 ini dilaksanakan di 16 PTN lokasi tes. Jadi memang tempat tes CBT masih terbatas banget. Buat lo yang minat dengan SBMPTN CBT sih, gue saranin daftar di awal-awal periode pendaftaran.

Pro & Kontra

Karena penentuan keikutsertaan SBMPTN CBT atau PBT terletak pada pilihan pribadi, beberapa saat setelah pengumuman, banyak banget anak yang nanyain:

“Mending ikut SBMPTN CBT atau PBT nih?”

Sebenernya sih hal ini sangat tergantung pada masing-masing anak. Antara ikut CBT atau PBT, pilihlah sistem yang paling membuat lo nyaman dan mana yang paling membuat lo merasa optimal ngerjainnya. Untuk tau lo nyamannya pake sistem apa, gue saranan lo untuk jajal terlebih dahulu kedua sistem tersebut.

Untuk menjajal sistem paper based-test, kalian bisa ikut TO di tempat bimbel atau TO event tertentu. Kalian juga bisa bikin TO PBT sendiri. Lembar jawaban komputernya bisa kalian minta ke tempat bimbel atau bisa kalian donlot dan print sendiri. Kalian tinggal gugel aja “lembar jawaban komputer”. Glenn udah nulis panjang lebar buat kalian yang butuh info gimana caranya bikin TO mandiri: Penting gak sih TRY OUT dalam persiapan SBMPTN?

Untuk menjajal sistem computer based-test, kalian akan beruntung kalo sekolah kalian akan ikut UN CBT. Jadi kalian bisa ikut TO UN CBT dari sekolah.

 

 

 

 

Rp (Hubungi CS)
Order Sekarang » SMS : 082338840706
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangSIM RS
Harga Rp (Hubungi CS)
Lihat Detail »
Order Sekarang » SMS : 082338840706
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama Barangsoftware Aplikasi Sekolah Cbt – Unbk
Harga Rp (Hubungi CS)
Lihat Detail »
Order Sekarang » SMS : 082338840706
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangSEWA PAKET APLIKASI SEKOLAH TERINTEGRASI CBT UNBK
Harga Rp (Hubungi CS)
Lihat Detail »
Rp (Hubungi CS)
Order Sekarang » SMS : 082338840706
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangSoftware E-Office
Harga Rp (Hubungi CS)
Lihat Detail »
Rp (Hubungi CS)
Order Sekarang » SMS : 082338840706
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangSoftware MindMax
Harga Rp (Hubungi CS)
Lihat Detail »
Rp (Hubungi CS)
Order Sekarang » SMS : 082338840706
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangSISTEM MANAGEMENT DESA
Harga Rp (Hubungi CS)
Lihat Detail »
Rp (Hubungi CS)
Order Sekarang » SMS : 082338840706
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangSoftware Siap Cerdas
Harga Rp (Hubungi CS)
Lihat Detail »
Order Sekarang » SMS : 082338840706
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangSistem Absensi Online Pegawai Negeri
Harga Rp (Hubungi CS)
Lihat Detail »
Keranjang>>